Sunday, November 1, 2009

EVALUASI KEBIJAKAN SUBSIDI PUPUK DI INDONESIA :

Zulkifli Mantau

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Utara
Jl. Kampus Pertanian Kalasey Propinsi Sulawesi Utara

ABSTRAK
Fenomena dewasa ini dimana terjadinya kelangkaan pasokan dan lonjakan harga, dapat merupakan indikasi tidak berjalannya program kebijakan pupuk secara komprehensif yang dibangun pemerintah. Tujuan penulisan makalah ini, untuk : (1) Mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi besaran subsidi pupuk; (2) Mengevaluasi pelaksanaan kebijakan subsidi pupuk yang telah berjalan; dan (3) Merekomendasikan alternatif kebijakan subsidi pupuk yang tepat. Faktor yang mempengaruhi besaran subsidi pupuk sebagian besar membutuhkan koordinasi kebijakan antar departemen. Misalkan subsidi pupuk yang dipengaruhi oleh HET, harga gas, kurs dan volume yang penentuannya membutuhkan koordinasi kebijakan antara Departemen. Sistem distribusi pupuk bersubsidi yang berlaku saat ini bersifat terbuka dan pasif. Sistem distribusi pupuk bersubsidi yang bersifat terbuka dan pasif tersebut menyebabkan petani berpeluang besar tidak mendapatkan jumlah pupuk bersubsidi sesuai dengan yang dibutuhkan. Oleh karenanya muncul pemikiran untuk mengubah sistem distribusi pupuk bersubsidi dari bersifat terbuka dan pasif menjadi bersifat tertutup dan aktif.

Kata Kunci : Kebijakan Subsidi Pupuk

No comments: